Senin, 22 Desember 2021, Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani melakukan kerjasama dengan Balai Literasi Braille Indonesia (BPBI) “Abiyoso” demi meningkatkan kinerja layanan perpustakaan dalam memberikan bimbingan layanan kepada pemustaka berkebutuhan khusus.
Balai Literasi Braille Indonesia (BLBI) “Abiyoso” Cimahi dan Perpustakaan Universitas Jenderal Achmad Yani bersinergi untuk mewujudkan layanan literasi braille bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (PDSN) dalam format “Braille Corner.” Layanan “Braille Corner” merupakan program dari BLBI “Abiyoso” bekerjasama dengan Perpustakaan dalam menyediakan pemenuhan kebutuhan layanan literasi braille bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (PDSN) melalui akses dan fasilitas yang ada di Perpustakaan UNJANI.
Kegiatan ini dilaksanakan di gedung FISIP UNJANI ruangan simulasi DPR. Kedatangan Tim Sosialisasi disambut baik oleh Bapak Dr. Lukman Munawar Fauzi, selaku Kabiro Akademik UNJANI. Beliau juga sangat mengapresiasi Balai Literasi Braille Indonesia “Abiyoso” Cimahi untuk mensosialisasikan braille corner ini. Beliau mengatakan, “Perpustakaan UNJANI harus memiliki rencana untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pemustakanya yang berkebutuhan khusus salah satunya Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (PDSN) “.
Program ini dimaksudkan sebagai upaya pemerataan dan peningkatan pelayanan kepada Penyandang Disabilitas Sensorik Netra (PDSN) , serta untuk mengimplementasikan amanat UU No. 8 tahun 2016 pasal 5 tentang hak penyandang disabilitas yang harus memperoleh aksesibilitas, pelayanan publik, dan memperoleh informasi dalam berbagai hal termasuk layanan informasi bahan bacaan, diperlukan sarana dan prasarana yang dapat menunjang upaya tersebut di atas. BLBI “Abiyoso” yang mempunyai tugas sebagai pengelolaan literasi sesuai Permensos RI No. 18 Tahun 2018, salah satu jenis kegiatan yang dilaksanakan yaitu pembentukan “Braille Corner” pada Perpustakaan di seluruh Propinsi, Kota/ Kabupaten di Indonesia.

Dalam kegiatan Bimtek dan Sosialisasi Braille Corner BLBI diberikan pemaparan materi dan praktek mengenai:
- Definisi Penyandang Disabilitas dan Keterbatasan Penyandang Disabilitas Netra.
- Pengertian Orientasi Mobilitas (OM).
- Tujuan dan Prinsip Pembelajaran OM.
- Teknik-teknik dasar Orientasi Mobilitas.
- Pengenalan dasar Netra dan penyebabnya.
- Pengenalan dasar huruf braille.
Adapun Teknik-teknik dasar Orientasi dan Mobilitas pendamping yang diajarkan dalam bimtek ini yaitu:
- Teknik memulai kontak untuk berkomunikasi;
- Teknik berkomunikasi yang baik dengan penyandang netra;
- Teknik menolak atau menerima ajakan;
- Teknik melalui jalan senpit atau padat orang/ kendaraan;
- Teknik berjalan melalui pintu tertutup;
- Teknik naik dan turun tangga;
- Teknik duduk dikursi;
- Teknik naik kendaraan baik motor, mobil dan kendaraan umum lainnya;
- Teknik memindahkan pegangan;
- Teknik berbalik arah;
Berikut adalah Dokumentasi kegiatan Bimtek dan Sosialisasi Perpustakaan Unjani yang bekerjasama dengan Braille Corner BLBI “Abiyoso”























